Apa Itu Aksi Teror Serigala Tunggal, Ini Kata Polri

Rjkr88newsflash – Jakarta Kepolisian selalu bekerjasama dengan pihak Kemenkominfo untuk meniadakan beberapa content yang berbau radikal.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyampaikan, beberapa content itu sangatlah beresiko bila dilewatkan. Karena menyebabkan bangunnya beberapa sel teroris yang tidur.

Diluar itu, penghilangan beberapa content ini diinginkan dapat memotong atau mengambil keputusan komunikasi beberapa jaringan aktor teror.

Jadi yang kontennya dengan terorisme segera di take down serta tak dapat disebarluaskan untuk mencegah jangan pernah meluas. Bila semakin luas semakin ribet. Ya Kemenkominfo bekerja bersama dengan basis media sosial ini telah hubungan kerja, kata Setyo di kantornya, Jakarta, Jumat 22 Juni 2018.

Baca Juga : Ada Teroris Saat Idul Fitri, Polri Jamin Situasi Aman

Lebih jauh Setyo menuturkan, mengakibatkan bila penebaran memahami atau yang berbau tindakan teror tak selekasnya dihapuskan dapat menimbulkan banyak Serigala Tunggal atau di kenal Lone Wolf.

Apa Itu Serigala Tunggal?

Lone Wolf yaitu arti satu kejahatan terorisme dengan berikan support pada satu ideologi atau pergerakan serta grup, namun aktornya adalah pejuang tunggal.

Pejuang tunggal ini sekalipun tak terikat organisasi atau susunan grup manapun. Jadi seperti simpatisan yang beraksi atas gagasan sendiri tanpa ada di beri komando.


728x90-2


Setyo memberikan, ada banyak tindakan teror yang malah dikerjakan pejuang tunggal. Mengacu satu diantara momen penyerangan anggota Brimob di Masjid Falatehan di Jakarta Selatan, Jumat 30 Juni 2017. Serta Lone wolf dinilai cukup beresiko karena sedikit susah terdeteksi.

Ini yang cuma lihat handphone saja meyakini lakukan amaliyah dia nyerang brimob yang tengah salat yang di masjid Falatehan. Ini ya (termasuk juga) Lone Wolf. Bila struktural masih tetap dapat diruntut, itu jaringan itu serta jaringan itu iya kan. Nah bila Lone Wolf tak terdeteksi, papar Setyo.