Jika Asteroid Dekati Bumi, Begini Cara Nasa Pasang Badan

Rjpkr88newsflash Walaupun belum juga dapat dinyatakan beresiko, ancaman asteroid yang dapat jatuh ke Bumi telah jadi sorotan untuk NASA.

Tubuh Antariksa Amerika Serika itu juga telah merencanakan meningkatkan ‘senjata’ spesial untuk menghancurkan objek luar angkasa itu bila mendekati Bumi.

Terbaru, NASA barusan berdiskusi dengan pemerintah Amerika Serikat serta pihak Gedung Putih untuk mengambil keputusan kiat paling baik bila memanglah asteroid kelak mendekati Bumi.

Menurut yang ditulis The Independent pada Minggu (24/6/2018), NASA juga mengerahkan beberapa ilmuwannya untuk mempelajari objek luar angkasa paling dekat Bumi dengan mengukur serta memprediksi resiko.

Disibakkan Rencanaetary Defence Officer NASA Lindley Johnson, ilmuwan sudah temukan sebagian 95 % objek Near Earth (dekat dengan Bumi) dengan ukuran satu km. atau lebih. Tetapi, tak semuanya masuk ke status bahaya untuk sekarang ini.

Baca Juga : Ilmuwan : Jika Bumi Hancur Bukan Akan Jadi Pemukiman Manusia

Sampai saat ini, NASA sudah menghimpun seputar 18. 310 objek luar angkasa dari semua ukuran.

Mereka memakai teleskop untuk memonitor gerakan asteroid serta bakal memperingati Bumi bila benda itu mendekati orbit.

Senjata Penghancur Asteroid

Jika Asteroid Dekati Bumi, Begini Cara Nasa Pasang Badan
Mengenai senjata penghancur asteroid punya NASA adalah suatu pesawat luar angkasa kecil dengan senjata api untuk menghancurkan asteroid sampai berkeping-keping.

NASA membuka, senjata bernama DART (Double Asteroid Redirection Test) kepunyaannya ini bakal rampung serta siap diterbangkan ke luar angkasa pada Oktober 2022.

Pekerjaan DART kelak bakal melayang-layang pada trayek yang telah ditata NASA untuk temukan dua asteroid biner yang bakal dihancurkan, yaitu Didymos A serta Didymos B.

Mereka sering dimaksud dengan julukan asteroid kembar, serta diindikasikan adalah objek yang juga berisiko dapat menghantam Bumi. ” Dua asteroid ini bakal jadi tujuan pertama DART, ” kata Tom Statler, ilmuwan DART di NASA.

” Didymos B berada di orbit dekat Didymos A. Karenanya, sangat gampang untuk mencari keduanya. Uji coba itu tidak bakal merubah jarak mereka mendekati Bumi, ” lanjut Statler.


300_X250_Rajapoker


DART bakal memakai system tujuan on-board, dimana ia bakal mendekati Didymos B serta menembakkan senjata api untuk menghancurkannya dalam kecepatan 3, 7 mil per detik. Kemudian, DART baru bakal mengincar Didymos A.

DART yaitu langkah paling gawat dalam mendemonstrasikan bagaimanakah kami dapat membuat perlindungan rencanaet dari ancaman asteroid, kata Andy Cheng, satu diantara ilmuwan DART dari Johns Hopkins Laboratory.

Kami tidak terlampau tahu seperti apa susunan internal serta komposisi dari objek alam seperti asteroid. Jadi ini, Didymos bukanlah hanya satu asteroid yang jadi tujuan DART, ia menjelaskan.

Sarana Pertahanan Khusus

Jika Asteroid Dekati Bumi, Begini Cara Nasa Pasang Badan
Tidak hanya bangun DART, NASA pada awal mulanya juga bangun sarana pertahanan spesial untuk memonitor gerak-gerik asteroid. NASA menyebutkan bangunan itu jadi ‘kantor’ barunya, yang juga jadi sisi dari NASA Rencanaetary Science Division.

Sarana bernama Rencanaetary Defense Coordination Office ini mempunyai wewenang untuk menginformasikan peringatan benda asing yang ada di dekat Bumi.

Hal itu searah dengan misi NASA yang telah dicanangkan pada awal mulanya, untuk bertugas untuk mendeteksi Near Earth Obyek (NEO) seperti asteroid serta puing objek sampah luar angkasa.

Untuk memonitor gerak-gerik benda luar angkasa, NASA memberikan tugas divisi Jet Propulsion Laboratory Near Obyek Program lihat seberapa besar ancaman potensi asteroid ke Bumi berdasar pada system monitoring sentry.

Disibak selanjutnya, jaringan radio teleskop di semua Amerika Serikat serta inframerah teleskop luar angkasa NEOWISE juga ikut serta menolong pencarian serta penilaian benda asing itu.

” Pembentukan sarana itu sesuai sama prinsip NASA untuk menjunjung kepemimpinan nasional serta internasional dalam usaha mendeteksi efek bahaya alam, ” papar Lindley Johnson, Rencanaetary Defense Officer NASA.

Bila benar ada ancaman benda asing yang ada di dekat Bumi, Rencanaetary Defense Coordination Office bakal memberikan laporan ke Federal Emergency Management Agency untuk bertindak darurat.

Sesudah asteroid atau benda lainnya usai dideteksi NASA, Tubuh Antariksa itu bakal memprediksi presisi orbit objek ini untuk selekasnya diakukan.