ESDM : Sepanjang Januari – Februari 2018 Ada 434 Gempa Bumi Di Indonesia

Rjpkr88newsflash – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sepanjangan januari – februari 2018 ada 434 gempa bumi yang melanda Indonesia. Kekuatan gempa yang terjadi beragam, dari 4 hingga 7 skala Richter (SR).

Kami laporkan bahwa gempa bumi ini telah terjadi di dalam Januari-Februari ada 434 kejadian, kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).

Rudy merinci 381 gempa bumi terjadi dengan magnitudo 4-4,9 SR. Di wilayah barat sebanyak 105 kali dan 276 kali di wilayah timur. Kemudian, 48 gempa bumi terjadi dengan magnitudo 5-5,9 SR. Di wilayah barat 11 kali dan 37 kali di wilayah timur.

Selanjutnya, untuk gempa dengan kekuatan 6-6,9 SR, ada 4 kejadian dengan rincian 1 kali di wilayah barat dan 3 kali di wilayah timur. Kemudian, ada 1 kejadian gempa bumi di wilayah timur Indonesia dengan kekuatan 7 SR.

Rudi menyebut sebanyak 3 gempa bumi merusak tiga daerah, yakni Lebak, Banten; Pidie, Aceh; dan Boven Digoel, Papua.

Selain itu, sepanjang Januari-Februari 2018 juga tercatat ada 69 aktivitas gunung api di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 4 di antaranya mengalami erupsi, yakni Gunung Sinabung di Sumatera Utara sebanyak 126 kali, Gunung Agung di Bali 15 kali, Gunung Dukono di Maluku Utara 144 kali, dan Gunung Ibu di Maluku Utara 2.629 kali.

Aktivitas gunung api dalam dua bulan membuat 56.207 jiwa mengungsi, tutur Rudy.

Pada dua bulan pertama 2018 juga tercatat ada 252 gerakan tanah. Dari jumlah tersebut, 84 di antaranya tanah longsor di 25 kabupaten/kota. Bencana alam ini menyebabkan 555 rumah/bangunan rusak, 54 jiwa meninggal dunia, dan 4.512 jiwa mengungsi.

Rjpkr88newsflash